Beranda › Blog › Panduan

Panduan

Beda Ban Solid, Pneumatic, dan Press-On Forklift: Mana yang Cocok?

· 3 menit baca · Tim Gudang Ban Forklift

Ringkasan

Solid untuk pabrik dan gudang yang banyak benda tajam. Pneumatic untuk outdoor dan permukaan tidak rata. Press-on untuk forklift listrik di lantai rata dan indoor.

Salah pilih ban forklift bisa berujung ban cepat habis, operator tidak nyaman, bahkan forklift sering berhenti karena bocor. Kuncinya ada di area kerja dan jenis forklift Anda. Berikut perbedaan tiga jenis ban yang paling umum.

Ban solid (pejal) forklift
Solid (pejal)
Ban pneumatic (angin) forklift
Pneumatic (angin)
Ban solid press-on forklift
Press-on
JenisCocok untukKelebihanPerlu diperhatikan
Solid (pejal)Pabrik dan gudang, area dengan paku atau serpihan logamAnti bocor dan anti tusuk, bebas perawatan anginLebih keras, getaran lebih terasa di permukaan tidak rata
Pneumatic (angin)Outdoor, permukaan kasar atau tidak rataPeredam getaran paling baikBerisiko bocor atau meledak, tekanan angin perlu dicek
Press-onForklift listrik di lantai rata dan indoorBantalan nyaman, cocok untuk lantai epoxyKurang cocok untuk outdoor atau permukaan kasar

Ban solid (pejal)

Ban solid terbuat dari karet padat tanpa rongga udara, sehingga tidak bisa kempes. Ini pilihan umum untuk pabrik dan gudang yang lantainya banyak paku, kawat, atau serpihan logam, dan bebas dari perawatan tekanan angin. Kekurangannya, ban solid lebih keras sehingga kenyamanan berkendara berkurang di jalan yang tidak rata.

Ban pneumatic (angin)

Ban pneumatic berisi udara sehingga meredam getaran lebih baik. Cocok untuk area outdoor, halaman pabrik, atau permukaan yang bergelombang. Risikonya adalah bocor dan meledak, jadi tekanan angin perlu diperiksa rutin dan area kerja sebaiknya bebas benda tajam.

Ban solid press-on

Ban press-on adalah karet padat yang dipress ke band baja pada roda. Jenis ini lazim di forklift listrik yang bekerja di dalam ruangan dengan lantai rata, termasuk lantai epoxy. Permukaan kasar atau outdoor akan mempercepat keausannya.

Cara memilih yang tepat

  1. Di mana forklift bekerja? Indoor lantai rata, indoor banyak serpihan, atau outdoor.
  2. Forklift apa yang dipakai? Listrik atau mesin (diesel/LPG), serta merek dan tipenya.
  3. Berapa beban kerjanya? Kapasitas forklift menentukan tipe dan merek ban yang sesuai.
  4. Berapa ukurannya? Lihat tulisan di sidewall ban lama.

Cara membaca ukuran ban

Ukuran umumnya tertulis seperti 7.00-12: angka pertama menunjukkan lebar ban dan angka kedua diameter pelek, keduanya dalam inci. Jika tulisannya sudah aus, kirim foto ban atau merek dan tipe forklift, tim kami bantu mencocokkan.

Setelah jenisnya ketemu, lanjut pilih pola tapaknya di panduan memilih tread ban forklift.

Masih ragu memilih ban?

Kirim merek forklift dan ukuran ban Anda. Kami bantu pilihkan, kirim, dan pasang dengan press hidrolik di lokasi.